JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Tugas dan Fungsi


Balai Pengkajian Teknologi (Pertanian (BPTP) Papua adalah UPT Badan Litbang Pertanian yang berada di bawah dan bertanggungjawab langsung kepada Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian yang mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut:
  1. Melaksanakan inventarisasi dan identifikasi kebutuhan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi berdasarkan kebutuhan daerah dengan mempertimbangkan kebudayaan dan norma-norma yang berlaku di masyarakat.
  2. Melaksanakan penelitian, pengkajian dan perakitan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi berdasarkan pada hasil penelitian dan kajian yang telah dilakukan baik dari Balit ataupun dari BPTP Papua sendiri.
  3. Melaksanakan pengembangan teknologi dan diseminasi hasil pengkajian serta perakitan materi penyuluhan di daerah.
  4. Melaksanakan kegiatan kerjasama, informasi, dokumentasi, serta menyebarluaskan dan mendayagunakan hasil pengkajian, perakitan dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.
  5. Memberi pelayanan teknik kegiatan pengkajian, perakitan dan pengembangan teknologi pertanian tepat guna spesifik lokasi.
  6. Melaksanakan urusan tata usaha dan rumah tangga balai.
Berdasarkan fungsi-fungsi tersebut, kegiatan pengkajian yang dilakukan oleh BPTP Papua mengikuti kaidah-kaidah seperti berikut ini:
  1. Pengkajian yang dilakukan didasarkan pada spesifik lokasi dengan memperhatikan adat dan norma yang berlaku di masyarakat serta mudah dilakukan yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan keterampilan petani.
  2. Pengkajian dilakukan dilaha petani maupun kebun percobaan, model dan jenis pengkajian yang akan dilakukan berdasarkan usulan dari kelompok tani / KTNA dan petani melalui dinas terkait dalam kegiatan Temu Informasi dan mengikuti arahan peta AEZ yang sudah dibuat dengan skala 1:50.000. Kegiatan pengkajian dilakukan kerjasama antara peneliti dan penyuluh dengan tujuan memudahkan transfer teknologi.
  3. Setiap hasil pengkajian yang dihasilkan dilengkapi dengan analisis finansial, kelayakan usaha untuk dikembangkan ditingkat petani maupun skala agribisnis, disamping itu hasil kajian yang telah dilakukan disampaikan kepada pengguna / stakeholder melalui temu lapang, aplikasi teknologi, gelar teknologi, lokakary dan seminar yang dilakukan BPTP maupun di lokasi dimana pengkajian dilaksanakan.