JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

BPTP Papua Kembangkan Tugiran

Jayapura - BPTP Balitbangtan Papua mengembangkan pola tumpang gilir tanaman (Tugiran) untuk mengatasi kebutuhan pangan dan peningkatan produksi.

Dr. Ir. Muhammad Thamrin, M.Si (Kepala BPTP Balitbangtan Papua), menyatakan pola Tugiran sebenarnya telah lama dikenal oleh masyarakat Papua. Tugiran merupakan pola tanaman menggunakan dua jenis tanaman berbeda, pada lahan yang sama dengan waktu tanam berbeda. Contohnya, jagung ditanam beberapa minggu setelah tanam kacang tanah atau kacang tanah ditanam menjelang jagung panen. 

Petani pada umumnya hanya mengusahakan satu jenis komoditas yang disebut pola monokultur. BPTP Papua melakukan kaji terap pola Tugiran di BPP Toware Kabupaten Jayapura untuk mendiseminasikan Tugiran sehingga penyuluh dan petani dapat melihat langsung manfaat pola pertanaman ini.

Manfaat Tugiran diantaranya adalah: mencegah serangan hama dan penyakit karena pergiliran tanaman; hasil panen didapat secara berkelanjutan; menghemat pengunaan biaya pengolahan tanah dantenaga kerja, mengurangi erosi lahan karena permukaan lahan selalu tertutup tanaman.

Varietas jagung yang dikembangkan pada kaji terap ini adalah Lamuru dan Pulur URI, sedangkan kacang tanah yang ditanam merupakan varietas lokal. Kondisi perkembangan jagung saat ini sudah pada vase geratif. Kacang tanah akan ditanam setelah jagung dipanen. Saat ini, lahan sedang dipersiapkan untuk penanaman kacang tanah. (M. Nur)