JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Temu Lapang dan Panen Bersama Kegiatan Kaji Terap Inotek Integrasi Kedelai - Sapi

 

 

(Keerom, 07 Nop 2018) BPTP Papua melaksanakan Temu Lapang dan Panen Bersama Kaji Terap Inovasi Pertanian. Kegiatan ini sebagai salah satu tugas BPTP untuk menyediakan bahan penyuluhan, meningkatkan kapasitas penyuluh dan percepatan diseminasi inovasi pertanian. Inotek yang diangkat yaitu Integrasi Kedelai - Sapi Potong.

Kegiatan dilaksanakan di BPP Skanto Distrik Arso Kabupaten Keerom. Dr.Ir.Niki E. Lewaherilla, M.Si selaku KSPP BPTP Papua bahwa Kaji Terap Inovasi Pertanian sebagai wahana dan tempat belajar bagi penyuluh untuk dapat berkreasi dalam meningkatkan kapasitasnya dan dapat berdampak manfaat bagi petani dan pengguna lainnya dalam pengembangan usahatani.

Temu lapang dan panen dihadiri oleh Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Keerom (Dominggus Taime, SP), penyuluh BPP Skanto, perwakilan penyuluh BPP Arso Timur, Mahasiswa KKN Stiper Jayapura serta peneliti/penyuluh BPTP Papua. Dr. Ir. Batseba M.W Tiro menjelaskan secara ringkas manfaat integrasi kedelai-sapi potong kepada peserta temu lapang. Jerami kedelai atau bahasa jawanya “Rendeng” mempunyai kandungan Fito Estrogen yang tinggi. Fito estrogen bermanfaat menstimulasi pelepasan GnRH yang berperan untuk kebuntingan sapi betina. Apabila petani mampu memanfaatkan jerami sebagai pakan ternak akan memberikan nilai lebih pada produktivitas sapi yang dipelihara. 

Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Keerom menyampaikan ucapan terima kasih kepada BPTP yang memberikan inovasi teknologi baru terkait integrasi kedelai-sapi potong. Harapannya melalui kegiatan kaji terap, mampu menghasilkan salah satu rekomendasi teknologi inovasi pertanian di Kabupaten Keerom.