JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Bimtek Teknologi Budidaya VUB Jagung Komposit dan Hibrida di Wilayah Perbatasan Kab. Merauke

 

Pelaksanaan Bimbingan Teknis Demarea Seluas 10 Ha Varietas Unggul Baru Jagung Mendukung Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor Wilayah Perbatasan di Kabupaten Merauke telah dilaksanakan pada tanggal  30 Oktober 2018 di Kampung Yabamaru. Inovasi teknologi yang diterapkan menggunakan VUB Jagung komposit Var. Lamuru, Var. Bisma, Var. Sukmaraga dan 2 Var. jagung hibrida yaitu Var. HJ 21 Agritan dan Var. Nasa 29 (Nakula Sadewa) dan bertongkol dua. Bimbingan teknis diikuti oleh seluruh pengurus dan 20 orang anggota Kelompok Tani Mekar Sari yang diketuai oleh Bapak Sakum, peneliti, penyuluh dan para teknisi litkayasa Kebun Percobaan Merauke. Sebagai narasumber Dr. Ir. Siska Tirajoh M.Si menyampaikan program kegiatan pengembangan VUB jagung terkait dengan program strategis Kementan dimana Jagung mempunyai peran penting terhadap perekonomian nasional bahkan telah menempatkan jagung sebagai penyumbang terbesar kedua setelah padi.

Seiring dengan program peningkatan produksi jagung nasional yang gencar disuarakan Mentan sejak 2 tahun terakhir bahwa dapat dipastikan peran jagung akan terus mengalami peningkatan dan diharapkan mampu sejajar dengan komoditas padi. Selanjutnya pemaparan materi teknologi budidaya jagung dijelaskan oleh Peneliti BPTP Papua, Frans Palobo SP, M.Si, menjelaskan teknologi budidaya yang dimulai dari cara memilih benih yang baik, cara pemupukan, pengendalian hama penyakit jagung, panen serta pasca panen. Selain itu dikatakan juga bahwa tanaman jagung mudah dibudidayakan tidak memerlukan lingkungan yang terlalu ketat seperti tanaman lainnya dapat bertumbuh dengan cepat pada berbagai macam tanah termasuk kondisi tanah yang kering seperti di Merauke. Bimbingan Teknis tersebut menggunakan metode pemaparan dan diskusi yang diikuti dengan antusias oleh para petani (Sri RS & Siska).