JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Reentry Program Bagi Petugas Belajar Balitbangtan Tahun 2018

(Bogor, 4 April 2018) Kegiatan Pembukaan Reentry Program Balitbangtan tahun 2018 berlangsung di Bogor dari tanggal 3-6 April 2018. Dibuka oleh Kepala Badan Litbang, Dr. Muhammad Syakir dengan pokok-pokok pembahasan yang disampaikan yaitu perbedaan antara Badan Litbang dengan lembaga penelitian lainnya yaitu : Balitbangtan dituntut untuk mendukung kegiatan program strategis Kementan dan menghasilkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi petani. Ilmu yang didapat para petugas belajar dari kuliahannya harus ditransformasi menjadi inovasi yg bermanfaat. Dr. Syakir mengatakan bahwa aktif kembali sebagai ASN Balitbangtan adalah berada di medan perang. Petugas belajar yang telah dibekali ilmu berdasarkan kompetensinya diharapkan dapat menjinakkan berbagai masalah kompleks pertanian Indonesia untuk memenangkan perang yaitu peningkatan kesejahteraan petani. Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa sebagai ASN, pegawai Balitbangtan telah dibayar oleh rakyat melalui pajak yang diberikan kepada negara. Rakyat telah mensejahteraan ASN melalui gaji dan tunjangan kinerja, di zaman now ini sudah bukan zamannya lagi menuntut fasilitas dan merasa ingin dilayani. Saatnya kita berjuang untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya petani.

Reentry program ini diadakan dengan tujuan antara lain : 1. Memberikan informasi program, tantangan, dan isu isu terkini; 2. Menjaring ide ide kreatif dari peserta terkait tantangan dan isu isu terkini di bidang pertanian. 3. Menumbuhkan nilai nilai manajemen korporasi Balitbangtan. 4.Meningkatkan jejaring kerja antar peneliti/fungsional lainnya di lingkup Balitbangtan.

Kepala BPTP Papua dalam berbagai kesempatan pertemuan internal lingkup BPTP selalu menekankan pentingnya akselerasi dari para pegawai yang sudah menyelesaikan tugas belajarnya agar mengurus kembali berkas kepegawaiannya sehingga dapat segera masuk sebagai tenaga fungsional, termasuk peneliti. Peneliti BPTP Papua saat ini hanya berjumlah 16 peneliti dengan 6 lainnya sedang melaksanakan tugas belajar artinya dengan kekuatan hanya ± 10 peneliti aktif, para peneliti BPTP Papua harus mampu mengambil peran dalam pembangunan pertanian khususnya wilayah Papua. Dengan reentry ini diharapkan dapat mengembalikan pemikiran pandangan teoritis yang didapatkan di kampus dengan kerja nyata di lapangan. Semua adalah ASN BPTP Papua, sehingga capaian kinerja balai harus menjadi dorongan dan semangat bersama, seperti kata pak itjentan, Justan Siahaan saat berkunjung ke Papua di awal TA 2018, "ASN BPTP Papua, Tugasmu Hebat sekaligus Mulia".

(Ghalih PD+Ressa)