JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Inovasi Larigo Lahan Kering di Kabupaten Sarmi

 

 

Kegiatan bimtek dan temu lapang padi gogo dilaksanakan di lahan demplot IP  kampung Bebon Jaya Bonggo, saat ini padi umur tanaman 74 hari. Materi teknologi berupa pengenalan VUB padi gogo (situ patenggang,  inpago 4, inpago 5 dan inpago unsoed 1), sistem tanam larigo 2:1, penggunaan PUTK,  pemantauan hama menggunakan likat kuning dan feromon sex,  pemanfaatan tanaman refugia dan pemanfaatan jerami sebagai kompos. Temu lapang yang dilaksanakan 1 (satu) hari 19/12 dihadiri Kepala Distrik Bonggo yang diwakili sekretaris Distrik Bapak Hanafi,  Koordinator BPP Bonggo,  penyuluh dan petani.  Dalam sambutannya sekretaris menyampaikan terimakasih atas peran dan perhatian BPTP Papua selama kepada petani di Distrik Bonggo dalam pendamping penerapan inovasi teknologi di lapangan dan mengharapkan pendampingan yang berkelanjutan. Koordinator BPP juga menyampaikan keinginan yang sama, dan berharap inovasi teknologi dan pendampingan tetap terlaksana terus.

 

   

Pada acara temu lapang, para petani yang mengunjungi Demplot IP, sangat antusias dengan sistem Larigo ini, karena sangat efisien dalam hal penyiangan, pemupukan maupun penyemprotan. Selain itu lahan demplot dengan Larigo lebih aman dari serangan hama babi hutan. Menurut kesaksian dari petani kooperator serta petani lainnya, babi hutan yang memasuki lahan akan terus berjalan mengikuti jalur Larigo, serta langsung keluar dari lahan. Berbeda dengan sistem tegel maupun sebar langsung, babi hutan akan terjebak dan tersesat, sehingga babi hutan akan merusak tanaman padi. Selain itu, berdasarkan varietas pilihan petani yang hadir,  mereka lebih menyukai varietas Situpatenggang dan Inpago 5. Harapan petani,  dengan adanya kegiatan ini, kelangkaan benih padi unggul dan bersertifikat dapat teratasi dan terjawab.

Kepala BPTP Papua, Dr.Yuliantoro Baliadi menyampaikan inovasi teknologi Badan Litbang akan dilakukan percepatan dalam penderesan teknologi, salah satunya melalui demplot maupun pendampingan. Tahun 2018, kegiatan IP Padi di Distrik Bonggo Kabupaten Sarmi akan tetap dilanjutkan. Petani harus bisa berubah pengetahuan, sikap dan ketrampilan dengan teknologi inovasi yang semakin baru. Selain meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani, adanya inovasi teknologi baru mampu meningkatkan produktivitas usahatani.