JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Menteri Pertanian Bertandang Ke Bumi Cenderawasih

Sentani (02/09/2021) Kabar yang sangat menggembirakan bagi segenap pegawai BPTP Papua dalam rangka menyambut kedatangan Menteri Pertanian RI, Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., MSi., MH. di bumi Papua. Untuk kali pertama, BPTP Papua kedatangan orang nomor 1 di Kementerian Pertanian, sosok penting yang dinantikan sejak lama. Akhirnya, bapak Mentan datang juga!! Begitulah sapa kami saat beliau datang di Bandar Udara Sentani pada hari Kamis Tanggal 2 September 2021. Kedatangan Mentan disambut secara adat dengan menampilkan Tarian Adat asal kampung Sereh-Sentani dari Sanggar Hehera. Bapak Mentan dikalungi tas noken khas Sentani yang terbuat dari tali nimo, serta dipasangkan topi kebesaran merupakan simbol adat untuk tokoh pemimpin.
 
Usai kegiatan penyambutan, Kepala BPTP Papua Dr. Ir. Martina Sri Lestri, MS bersama Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Fadjri Djufry, M.Si dan rombongan yang terlebih dahulu membuka jalan ke Kantor BPTP Papua. Rombongan yang dibawa kali ini sebanyak 11 Pimpinan Eselon 1 Kementan, beserta Eselon 2 dan 3. Praktis, hari itu, Satu Kementerian Pertanian berkantor di BPTP Papua. Turut hadir Asisten II Provinsi Papua, (Muhammad Musa’ad) mewakili Gubernur Papua, Bupati Jayapura (Matius Awoitauw, SE, M.Si) Anggota DPR RI Dapil Papua (H. Sulaeman I. Hamzah), Pangdam XVII Cenderawasih Papua (Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono), dan Dandrem Jayapura.
Sesampainya di Kantor BPTP Papua, beliau langsung disajikan makanan khas Papua yakni Papeda, serta menu pendamping lainnya yang menjadi keunikan Papua. Tak lupa, sebagai wujud rasa bangga kami, untuk memacu semangat PaK Mentan dan rombongan, BPTP Papua menyajikan kopi origin Wamena, Coklat Bar origin Lembah Nawa, dan aneka olahan sagu berupa kue kering, kue basah dan brownies yang merupakan produk hilirisasi. Semua produk berasal dari bumi Papua, dan merupakan hasil kerjasama dengan kelompok tani binaan BPTP Papua.
Setelah menikmati produk hilirisasi asli Papua, Mentan mengunjungi para petanii milenial Papua, dalam rangka membuka Acara Bimtek Kewirausahaan Petani Milenial Papua yang berlangsung di BPTP Papua selama 2 hari, bekerja sama dengan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP). Di awal sambutannya, beliau bernyanyi bersama para petani dan Audience. Suara khas roker dan gaya ala milenial membuat semuanya terpana menyimak suara Mentan.
“Hari ini saya datang untuk mengatakan bahwa Papua adalah daerah yang hebat. Kalau begitu ayo kita sama-sama bertani, karena Tuhan menciptakan tanah Papua ini luar biasa. Mataharinya bersinar, airnya mengalir, tanahnya subur. Kami Semua Cinta Papua, Papua Tempat yang Indah. Papua Mutiara Masa Depan Bangsa”, ujar Mentan. Rangkaian kata berbalut asa, suka, cita dan cintanya beliau terhadap bumi Papua sangat menyentuh dan memetik semangat petani milenial. “Bertani merupakan pilihan yang paling utama, bertani itu sesuatu yang hebat dan sudah disiapkan oleh Tuhan dan jadi petani itu keren. Bertani bukan barang yang terlalu istimewa, tapi sesuatu yang pasti. Di era covid-19 ini yang menopang republik ini hanya pertanian. Pada 2020, 16,4 % untuk kepentingan nasional dan ekspor pertanian naik 15,4 %. Sekarang ini di 2021 periode 1 pada Januari – April, pertanian tumbuh hampir 40%.”
Tak tanggung-tanggung, untuk mewujudkan kemajuan pertanian, Menteri memberikan dana hibah sebesar 15,8 Milyar kepada Pemda Papua untuk pertanian. Menteri yang hebat, Menteri yang kuat, kata-kata tersebut patut diberikan kepada beliau yang telah berpengalaman menjadi seorang pemimpin dari Tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi bahkan hingga menduduki kursi No. 1 di Kementerian Pertanian RI saat ini. Pertanian merupakan jiwanya pembangunan suatu wilayah.
“Bergaul dengan pertanian itu tidak manja, tidak minta, jadi yang kita kasih adalah pancingnya, bukan ikannya, oleh karena itu backup selanjutnya harus dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR)”, sebuah motivasi di akhir sambutan pemilik 344 penghargaan, termasuk bintang Mahaputra dan Astha Brata Utama tersebut. Mentan menghimbau pejabat Eselon 1, 2, 3, Pemda Papua, Komisi IV DPR RI, serta segenap tokoh pertanian lainnya untuk terus membantu dalam membangun pertanian RI.
Sementara itu, Asisten II Setda Papua Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Muhammad Musaad mengapresiasi kunjungan Syahrul ke Papua. Menurutnya, kehadiran Syahrul memberi semangat bagi masyarakat Papua untuk meningkatkan sektor pertanian. (DTS, PS)