JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение

Keerom (2/7), Tim BPTP Papua didampingi PPL Distrik Arso Charis Susiyanto, S.P. mengunjungi lokasi pengembangan komoditas cabai pada kegiatan hilirisasi inovasi teknologi tanaman pangan dan hortikultura di Kampung Yammua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom. Kelompok tani Muda Berkarya, sesuai dengan namanya kelompok tani ini beranggotakan anak-anak muda yang punya semangat tinggi dalam berusaha tani.
Sebagai langkah awal komitmen BPTP Papua menderaskan inovasi teknologi dari hulu ke hilir, Dr. Martina Sri Lestari menyerahkan benih cabai antara lain: Varietas Prima Agrihorti (Cabai Rawit), Varietas Kencana (Cabai Keriting), Inata Agrihorti, Tanjung 2, Carvi Agrihorti (Cabai Besar) dan beberapa saprodi untuk memudahkan jalannya kegiatan. Varietas ini merupakan varietas-varietas unggul baru cabai hasil penelitian Balai Tanaman Sayuran di Lembang yang memiliki keunggulan berdaya hasil tinggi. Benih berkualitas merupakan faktor yang berperan besar terhadap hasil produksi suatu komoditas.
Selanjutnya, BPTP Papua akan tetap melakukan pendampingan dan mendiseminasikan teknologi ke petani untuk mendukung peningkatan produksi serta menghasilkan benih unggul.

Pemanfaatan lahan IP2TP Merauke dengan penanaman turiman (tumpang sari tanaman) kedelai- jagung, menggunakan varietas kedelai  Dega1 dan Deja 1 dari balitkabi begitu pun jagung pulut.
Senin 28/06, dilakukan Pemupukan dilakukan secara larikan dengan dosis pupuk kedelai : urea 50 kg/ha, Sp36 75kg/ha, kcl 100 kg/ha  dan dosis pupuk jagung : urea 400 kg/ha,  sp36 100 kg/ha, kcl 100 kg/ha. Pemupukan ini dilakukan pada umur tanam 14 HST.  Dalam Memudahkan pemeliharaan khususnya penyiangan maka memodifikasi jarak tanam dengan menggunakan mesin kultivator. Maka jarak tanam yang di gunakan kedelai 50 x 10 x100 cm serta Jagung 75 x 20 x 100 cm. (IP2TP Merauke)
 
 
  
 
 
 
 
Tindak lanjut dari Bimbingan Teknis "Pemanfaatan Lahan Pekarangan" dan bantuan bibit sayuran pada bulan Mei lalu . Kamis 24 Juni 2021, Jemaat Klasis Bonggo melaksanakan panen sayuran bersama disekitar pastori (Rumah Dinas Pendeta) Gereja GKI Efata Taronta dengan luasan 10x15 m2.