Berita

“INOVASI TEKNOLOGI DIVERSIFIKASI OLAHAN PANGAN LOKAL MENJADI DAYA TARIK PENGUNJUNG DALAM PERINGATAN HARI PANGAN SEDUNIA KE-XXXIV PROVINSI PAPUA”

“INOVASI TEKNOLOGI DIVERSIFIKASI OLAHAN PANGAN LOKAL MENJADI DAYA TARIK PENGUNJUNG DALAM PERINGATAN HARI PANGAN SEDUNIA KE-XXXIV PROVINSI PAPUA”


          Hari Pangan Sedunia ke-XXXIV Tahun 2014 Tingkat Provinsi Papua dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 29 Oktober 2014 bertempat di Lapangan Kantor Dinas-Dinas Otonom Kotaraja, Jayapura.“Melalui Hari Pangan Sedunia XXXIV Kita Budayakan Mengkonsumsi Pangan Lokal”, merupakan sub tema yang dipilih untuk meningkatkan pemahaman tentang masalah dan solusi kekurangan pangan. Peringatan HPS dihadiri sekitar 250 orang yang terdiri dari Gubernur Provinsi Papua yang diwakili oleh Asisten II, Tim Penggerak PKK, DPRD, Anggota Dewan Ketahanan Pangan, BUMN/Swasta/Instansi vertikal, Perguruan Tinggi, Organisasi Profesi, SKPD di lingkungan Dinas-dinas Otonom, Bupati Kabupaten Jayapura, Bupati Kabupaten Keerom, Walikota Jayapura, Dinas/Badan/Instansi lingkup Pertanian serta Gapoktan/Kelompok Tani/Kelompok Wanita. Peringan HPS diawali dengan sambutan Gubernur Papua yang diwakili oleh Asisten II,dilanjutkan penyerahan secara simbolis bantuan paket kepada kelompok tani/kelompok wanita tani, Pameran dan Pasar Petani, Gelar Teknologi, Pengabdian /Pelayanan Masyarakat serta Publikasi, pada momen tersebut Kepala BPTP Papua turut serta menyerahkan VUB Padi Inpari 21 kepada Kelompok Tani dari Muara Tani, Kota Jayapura. Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HPS yang acara puncaknya akan dillaksanakan tanggal 6-11 November di Makasar, Sulawesi Selatan.
          Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua termasuk salah satu instansi yang ikut berkontribusi dalam rangka HPS ke-XXXIV Provinsi Papua. Melalui pameran, BPTP memperkenalkan inovasi teknologi pertanian bioindustri yang dapat mendukung pemanfaatan pangan lokal yaitu inovasi teknologi diversifikasi olahan ubi jalar. Inovasi olahan ubi jalar yang diperkenalkan antara lain ice cream, cheese steak, kue mangkok, brownies, serta kue gabus. Selain ubi jalar, olahan pangan lokal lainnya yang menjadi daya tarik pengunjungstand BPTP yaitu bakso mie sagu. Bapak Elia Loupatty(Asisten II)sebagai wakil Gubernur Papua didampingi oleh Pangdam Kodam XVII, Bupati, serta Kepala Dinas Lingkup Provinsi Papua menikmati olahan ubi jalar, sagu serta produk lain yang diperkenalkan. Beliau mengungkapkan rasa senang pada inovasi olahan pangan lokal yang disajikan. Pada sambutannya, beliau juga menyinggung bahwa ketahanan pangan akan lebih difokuskan pada rumah tangga melaui pemberdayaan masyarakat pada kampung-kampung dengan memanfaatkan dan mengoptimalkan sumber daya lokal, salah satunya pangan lokal. Ketersediaan yang melimpah serta harga yang terjangkau merupakan salah satu keunggulan pangan lokal. Dalam mempermudah penyebaran informasi inovasi teknologi diversifikasi olahan ubi jalar, BPTP menyediakan leaflet pembuatan olahan pangan ubi jalar yang dikemas secara praktis, sehingga pengunjung yang tertarik dapat mengaplikasikan sendiri. Melalui acara HPS, diharapkan inovasi teknologi pertanian dapat lebih mudah didiseminasikan kepada masyarakat yang membutuhkan (robert).

   
 

Hasil Verifikasi Berkas CPNS Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 Wilayah Papua

Hasil Verifikasi Berkas CPNS Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 Wilayah Papua

         Proses verifikasi Berkas CPNS Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 Wilayah Papua bertempat di BPTP Papua Jl. Yahim No. 49 Sentani, Jayapura yang berlangsung selama 2 hari yaitu dari tanggal 26-27 September 2014. Bapak Purba yang merupakan panitia pusat memberikan penagarahan langsung kepada panitia verifikasi dalam proses verikasi berkas peserta CPNS. KTU Karantina Tumbuhan Papua Bapak A. David juga melakukan kunjungan guna memantau proses verifikasi di Aula BPTP Papua. Adapun peserta yang melakukan verifikasi berkas berasal dari Merauke, Nabire, Biak, Manokwari, Sorong dan wilayah sekitar Jayapura.
         Hasil verifikasi berkas dapat dilihat pada tabel di bawah ini :
 Hasil verifikasi berkas CPNS Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 selama dua hari dari tanggal 26-27 September 2014 sebagai berikut :
Kualifikasi Pendidikan
Jumlah Peserta Yang Mendaftar Online (orang)
Jumlah Peserta Yang Melakukan Verifikasi Berkas (orang)
Jumlah Peserta Yang Tidak Melakukan Verifikasi Berkas (orang)
Jumlah Peserta Yang Tidak Lulus Verifikasi Berkas (orang)
Jumlah Peserta Yang Memenuhi Syarat Mengikuti Test (orang)
S2
3
3
-
-
3
S1 / D4
39
22
17
1
21
D3
13
9
4
1
8
SPP-SPMA-SMK PERTANIAN
23
15
8
-
15
TOTAL
78
49
29
2
47
 Ada dua peserta yang tidak lulus verifikasi berkas CPNS Kementan 2014 karena nilai IPK peserta tersebut dibawah standar yaitu IPK < 2,50. Kedua peserta tersebut berasal dari kualifikasi pendidikan D3 dan S1.
         Selama proses verifikasi panitia menemukan adanya kesalahan peserta dalam menginput tanggal lahir, nomer ijazah pada saat pendaftaran online dan adanya ketidaksesuaian data tanggal lahir di KTP dengan Ijazah yang merupakan kendala  pada saat verifikasi berkas. Dengan adanya hal-hal tersebut maka panitia verifikasi menganjurkan agar peserta membuat surat penyataan yang bermaterai 6.000 dan kartu test peserta tersebut diparaf oleh panitia pusat.
         Terjadi penurunan peserta yang mendaftar online dan melakukan verifikasi berkas dibandingkan tahun 2013 karena adanya penerapan sistem satu pintu oleh panselnas CPNS, sehingga peserta hanya dapat melakukan pendaftaran pada satu instansi saja. Panitia Verifikasi Berkas CPNS Kementan 2014 memperpanjang waktu verifikasi berkas CPNS khusus untuk wilayah Papua sampai dengan tanggal 30 September 2014. Bagi peserta yang belum melakukan verifikasi berkas CPNS dapat langsung ke BPTP Papua untuk mendapatkan pengesahan kartu ujian. Bagi peserta yang telah melakukan verifikasi berkas agar terus memantau perkembangan jadwal ujian melalui website Kementerian Pertanian di www.pertanian.go.id atau www.papua.litbang.pertanian.go.id. (Sitti Raodah Garuda)

Suasana Verifikasi Berkas CPNS Kementerian Pertanian Tahun Anggaran 2014 Wilayah Papua. 


Registrasi Peserta


Verifikasi Berkas Oleh Panitia

Panitia Pusat, KTU PBTP PAPUA dan KTU Karantina Tumbuhan Papua memantau langsung proses verifikasi berkas CPNS Kementerian Pertanian
Pantauan langsung oleh Panitia Pusat, KTU BPTP Papua, dan KTU Karantina Tumbuhan Papua.
   

SIARAN DIALOG INTERAKTIF PUNCAK KEGIATAN BPTP PAPUA DALAM RANGKA BULAN BAKTI AGRO INOVASI PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN

SIARAN DIALOG INTERAKTIF SEBAGAI PUNCAK KEGIATAN BPTP PAPUA DALAM RANGKA BULAN BHAKTI AGRO INOVASI PENELITIAN DAN PENGEMBAGAN PERTANIAN


  
         Dialog intraktif dengan tema “Agroinovasi Kreativitas Tiada Henti Untuk Kesejahteraan Masyarakat dan Petani” disiarkan melalui media RRI dan TVRI secara langsung pada tanggal 27 Agustus 2014 bertempat di TVRI Jl. Bayangkara Jayapura Utara. Dialog interaktif dimulai jam 19.30 - 20.45 WIT. Nara sumber pada kegiatan dialog interaktif adalah Kepala BAPPEDA (F. Budiman N. ST, MT), Kepala Bakorluh di wakili oleh Kepala Bidang Penyuluhan (Natan Ansanay), Rektor Universitas Ottow Geisler (Dr. Abraham Werimon, M.Ed), Kepala Dinas Pangan dan Hortikultura (Ir. Samuel Siriwa, M.Si),  KTNA Provinsi Papua (Ir. Sinta Saragih), Kepala Balai Penelitian Tanah (Dr. Ali Jamil) dan Prof. Dr. Irsal Las mewakili Ka. Balitbangtan. Kegiatan dialog dihadiri oleh 20 Audensi di TVRI terdiri dari: Petani, Penyuluh, Mahasiswa Fakultas Pertaniaan dan pelaku usaha agribisnis Papua. Dialog juga direlay oleh lembaga Penyiaran Publik RRI Jayapura untuk pendengar radio. (Herlina. F)




 
   

MEMPERINGATI HUT RI KE 69 DAN PEKAN AGRO INOVASI MELALUI PAMERAN

MEMPERINGATI HUT RI KE 69 DAN PEKAN AGRO INOVASI MELALUI PAMERAN 

       

      BPTP Papua berpartisipasi dalam Pameran untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 69 sekaligus melaksanakan Pekan Agroinovasi dalam rangka memperingati Hari Lahir Badan Litbang Pertanian ke 40 Pada Tanggal 13-16 Agustus 2014. Pameran tersebut bertempat di Papua Trade Center (PTC) Entrop Jayapura yang berlangsung dari Tanggal 13 – 16 Agustus 2014. Pameran diikuti baik Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lingkup kota Jayapura, juga oleh BUMN, BUMD, Lembaga Penyiaran Publik (RRI Jayapura), maupun LSM lainnya yang terdapat di kota Jayapura.

         Secara simbolis kepala Balai Ir. Syafruddin Kadir, MP menyerahkan Peta AEZ Kota Jayapura, Peta AEZ provinsi Papua, 300 Teknologi Badan Litbang Pertanian dan benih VUB padi Inpari 21 kepada Bapak Wali Kota Jayapura Drs. Benhur Tommy Mano, MM pada acara pembukaan pameran. Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota serta Muspida kota Jayapura mengunjungi anjungan BPTP Papua dan berdialog langsung dengan kepala Balai selama 25 menit. Bapak Wali kota Jayapura memberi apresiasi yang tinggi kepada Kepala BPTP Papua dan Jajarannya yang turut serta berpartisipasi dalam pengembangan pertanian khususnya di kota Jayapura.

         Pada pameran tersebut telah disebarkan inovasi teknologi dalam bentuk brosur, komik, leaflet kepada 99 pengunjung. Selain itu, dipamerkan poster, foto display, prosiding seminar nasional, benih VUB padi, VUB kedelai, Vertikultur KRPL Mini dan produk pangan olahan yang berasal dari bahan lokal (sagu, ubi jalar, dll). Penyebaran informasi dalam bentuk brosur, komik, leaflet dan produk mendapat respon positif dari para pengunjung pameran. Berikut foto-fotonya
 (Herlin Felle).


  




   

Advokasi Balai BB Pengkajian


ADVOKASI BALAI BB PENGKAJIAN



             Belum lama ini, BPTP Papua mendapat kunjungan dari Balai Besar Pengkajian yaitu Bapak Ir. Rahmat Handayana, MS dan Bapak Drs. Sugiarto atau (dikenal dengan panggilan Pak Gi) dalam rangka penyusunan konsep Bioindustri, penajaman proposal 2015 berserta anggarannya dan kegiatan monitoring dan evaluasi pada kegiatan pengkajian dan diseminasi tahun anggaran 2013. Pertemuan tersebut berlangsung dengan penuh keterbukaan dan semangat kekeluargaan. Kegiatan tersebut diselenggarankan di aula BPTP Papua berlangsung dari Tanggal 22 – 26 Juni 2014. Kegiatan diawali dengan pengumpulan dokumen baik proposal, hasil kajian dan laporan monev. Pada kegiatan penyusunan konsep bioindustri dilakukan secara “gotong royong” dengan membagi setiap sub bab kepada oleh peneliti/penyuluh BPTP Papua. Hasilnya adalah konsep bioindustri dengan komoditas sagu. Kegiatan selanjutnya adalah penajaman proposal tahun anggaran 2015. Penellti yang ditunjuk sebagai penanggungjawab kegiatan melakukan presentase di hadapan Bapak Ir. Rahmat Handayana, MS dan Bapak Drs. Sugiarto, dan mendapat masukan yang konstruktif (Herlina).
   

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Jumlah Kunjungan Konten : 97101

Highlight

banner2
banner1

Forum Litbang/Katalog Online

Link