PARTISIPASI DAN DUKUNGAN BPTP PAPUA DALAM FORUM SKPD BKPKP

Berita

 PARTISIPASI DAN DUKUNGAN BPTP PAPUA DALAM FORUM SKPD BKPKP 



 
       Hari Rabu Tanggal 25 Pebruari 2015 bertempat di aula Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Papua di Kota Jayapura, Forum Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Badan Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluhan (BKPKP) Provinsi Papua melakukan kegiatan Rapat koordinasi (Rakor) dalam rangka pemantapan program TA. 2015 dan perencanaan program TA 2016. Kegiatan ini dilaksanakan Tanggal 25-27 Pebruari 2015. Rakor ini dihadiri oleh Kepala Badan/Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten/Kota se Provinsi Papua, perwakilan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultra (TPH) Provinsi Papua, Dinas Perkebunan Provinsi Papua, Dinas Peternakan Provinsi Papua, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BB POM) wilayah Papua dan Maluku, Kepala Bidang dan Kepala Seksi lingkup BKPKP Provinsi Papua serta Kepala BPTP Papua (Ir. Syafruddin Kadir, MP) yang didampingi oleh Koodinator Peneliti dan Penyuluh BPTP Papua (Ir. Afrizal Malik, MP). Rakor dibuka oleh Gubernur Provinsi Papua yang diwakili oleh Kepala Badan KPKP Provinsi Papua.  Pada kesempatan tersebut Gubernur menghimbau agar Visi Misi Gubernur GERBANGMAS HASRAT dilaksanakan dengan baik. Dari serangkaian kegiatan BKPKP Provinsi Papua Tahun 2014 sudah melaksanakan kegiatan Kawasan Mandiri Pangan dan Lumbung Pangan pada 14 Kabupaten/Kota, Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) pada 15 Kabupaten/Kota dari 29 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua. 
 Sambutan Gubernur Provinsi Papua dalam pembukaan acara tersebut mengharapkan percepatan pembangunan di Provinsi Papua, disesuaikan dengan Program GERBANGMAS HASRAT. Program ini pada sektor pertanian adalah: (1) Wilayah adat MAMTA dengan komoditas unggulan Kakao, kelapa dalam, kelapa sawit, sagu, buah merah, ayam dan sapi dengan penyebaran terdiri dari Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, Kabupaten Keerom, Kabupaten Sarmi, (2) Wilayah adat SAIRERI dengan fokus kegiatan pembangunan pertanian diarahkan pada Kelapa, sagu dan kakao dengan wilayah ini terdiri dari Kabupaten Biak Numfor, Kabupaten Supriori, Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen. (3) Wilayah adat MI PAGO dengan komoditas unggulan buah merah, kopi, sagu dan kelapa sawit dan tanaman pangan, dengan wilayah pengembangannya Kabupaten Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Intan Jaya dan kabupaten Mimika. (4) Wilayah adat LAPAGO dengan komoditas yang akan dikembangkan adalah buah merah, kopi dan umbi-umbian dengan wilayah penyebarannnya Kabupaten Jayawijaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Yalimo, Nduga, Puncak Jaya, Memberamo Tengah, Lanny Jaya dan Kabupaten Puncak dan (5) wilayah adat ANIM HA dengan komoditas pertanian dan perkebunan terpadu dan peternakan dengan wilayah pengembangan Kabupaten Merauke, Boven Digul, Mappi dan Kabupaten Asmat. BPTP Papua merupakan perpanjangan tangan Balitbangtan di Provinsi Papua diharapkan ikut berpartisipasi dalam mendukung pengembangan wilayah di kawasan ini (Heppy).
 

Gelar Teknologi Pakan Ternak dan Biogas Di Kota Jayapura

Berita

 GELAR TEKNOLOGI PAKAN TERNAK DAN BIOGAS DI KOTA JAYAPURA 

 

 Untuk mempercepat penyampaian informasi atau difusi teknologi pertanian spesifik lokasi, maka Balai Pengkajian Teknologi (BPTP) Papua menyelenggarakan gelar teknologi pemanfaatan jerami padi fermentasi sebagai pakan ternak dan limbah ternak sapi untuk biogas. Acara tersebut dilaksanakan di Kampung Koya Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura pada tanggal 4 Februari 2015. Gelar teknologi dihadiri oleh Walikota (diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Jayapura), Pimpinan SKPD lingkup Provinsi dan Kota Jayapura, Kepala BPTP Papua, KTNA Kota Jayapura, peneliti, penyuluh, petani, Ketua Gapoktan Muara Tami dan ketua-ketua kelompok tani. Kepala BPTP Papua (Ir. Syafruddin Kadir, MP) memberikan sambutan bahwa masih banyak peluang untuk memanfaatkan gas dari kotoran-kotoran ternak, selain itu penerapan teknologi pakan dan biogas cukup ekonomis dan efisien sehingga harus dikembangkan. Apresiasi diberikan kepada petani koperator yang mau bekerja sama dan bisa menjadi contoh bagi petani yang lain.

 Acara dibuka oleh Walikota yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan Kota Jayapura. Pemerintah kota sangat mendukung penuh dan berharap teknologi ini tidak terbatas pada petani yang ada di kampung ini tetapi bisa tersebar di kampung-kampung lainnya terutama kepada petani/masyarakat lokal yang berternak babi. Pemerintah kota memberikan apresiasi kepada BPTP yang telah bekerja keras sehingga teknologi ini dapat digunakan oleh petani. Setelah acara dibuka, dilanjutkan dengan kunjungan ke tempat pembuatan pakan dan biogas disertai dengan diskusi tentang permasalahan-permasalan yang ada dalam pembuatan pakan dan biogas. 
 Penanggungjawab kegiatan (Dr. Batseba M. W. Tiro, MP) dalam laporannya menyatakan limbah pertanian khususnya jerami padi sangat berlimpah di Koya Barat sehingga bisa menjadi alternatif untuk pakan sapi melalui proses fermentasi. Limbah kotoran ternak juga bisa dimanfaatkan menjadi pupuk dan pengganti bahan bakar minyak (BBM). Dengan pemanfaatan biogas maka biaya pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan BBM dapat dihemat. (Rohimah).

                             


   

RAPAT PIMPINAN KODAM XVII CENDERAWASIH MENDUKUNG UPAYA KHUSUS PADI, JAGUNG DAN KEDELAI DI PAPUA

Berita

RAPAT PIMPINAN KODAM XVII CENDERAWASIH MENDUKUNG UPAYA KHUSUS PADI, JAGUNG DAN KEDELAI DI PAPUA

           

       Pemerintah melalui Kementerian Pertanian bertekad untuk mewujudkan swasembada pangan khususnya padi, jagung dan kedelai pada tahun 2017. Untuk memenuhi target tersebut berbagai program dan kegiatan khusus dilakukan dengan melibatkan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) angkatan Darat. Dalam rangka mendukung program upaya khusus (Upsus) padi, jagung dan kedelai di Provinsi Papua, Komando Daerah Militer (KODAM) XVII Cenderawasih melakukan rapat pimpinan pada hari Senin Tanggal 2 Pebruari 2015 bertempat di Aula Makodam XVII Cenderawasih. Rapim ini dihadiri oleh Gubernur Provinsi Papua Barat dan Asisten III Bidang Umum Sekda Provinsi Papua, Komandan Resor militer (Korem) sewilayah Kodam XVII Cenderawasih, Komandan Daerah Militer (Kodim) se-wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat, Batalyon sewilayah Provinsi Papua dan Papua Barat, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Papua dan Papua Barat, Para Bupati dan Walikota Provinsi Papua dan Papua Barat, Kepala Dinas Pertanian, Badan Penyuluh Pertanian Kabupaten/Kota se Provinsi Papua dan Papua Barat. Rapim ini juga diikuti oleh Kepala BPTP Papua (Bp. Ir. Syafruddin Kadir, MP) sebagai penanggungjawab program Upsus Provinsi Papua, LO Kabupaten Nabire (Ir. Afrizal Malik, MP) dan LO Kabupaten Mimika (Ir. Arifuddin Kasim).
        Dalam rapat tersebut Kepala Dinas Pertanian menyampaikan beberapa kendala di lapangan antara lain terlambatnya dropping pupuk yang tidak sesuai dengan jadwal tanam dan benih yang tidak tersedia bagi petani. Komunikasi dan koordinasi dengan pihak terkait perlu ditingkatkan supaya segala pemasalahan di lapangan dapat diatasi dan upaya untuk meningkatkan produksi padi, jagung dan kedelai dapat tercapai. Dari rapat tersebut Panglima Kodam XVII Cenderawasih dan jajaran siap mendukung dan mengawal kegiatan Upsus padi, jagung dan kedelai di Papua denga
n melibatkan Babinsa yang ada di kampung-kampung yang menjadi sentra ketiga komoditas tersebut. (Afrizal Malik).

 
   

SOSIALISASI PROGRAM PEMBANGUNAN PAPUA BERBASIS WILAYAH ADAT, PROGRAM UPAYA KHUSUS KEMENTERIAN PERTANIAN DAN SEMINAR HASIL KEGIATAN TAHUN 2013-2014 BPTP PAPUA

Berita

SOSIALISASI PROGRAM PEMBANGUNAN PAPUA BERBASIS WILAYAH ADAT, PROGRAM UPAYA KHUSUS KEMENTERIAN PERTANIAN DAN SEMINAR HASIL KEGIATAN TAHUN 2013-2014 BPTP PAPUA



          Pada hari Jum’at, 30 Januari 2015 dilakukan sosialisasi program pembangunan Papua berbasis wilayah adat, Program Upaya Khusus (Upsus) Kementerian Pertanian dan seminar hasil kegiatan tahun 2013-2014 di Aula BPTP Papua. Acara dipimpin langsung oleh Kepala BPTP Papua Bp Ir. Syafruddin Kadir, MP. Dalam pertemuan tersebut Kepala BPTP Papua menyampaikan program Pemerintah Provinsi Papua tentang pembangunan Papua yang berbasis wilayah adat yang mensinergikan berbagai sub sector dan melibatkan masyarakat lokal. Sebagai lembaga kajian/penelitian, BPTP Papua diharapkan ikut berkontribusi dan berperan dalam bidang teknologi pertanian khususnya komoditas padi, buah merah dan kopi yang menjadi target utama pembangunan pertanian di Provinsi Papua. Untuk lebih efektif dan optimal melaksanakan peran tersebut, akan dibentuk tim yang terdiri dari berbagai disiplin ilmu dan keahlian dari SDM yang ada di BPTP Papua.   
     Selain itu, Kepala BPTP Papua kembali melakukan sosialisasi mengenai Upsus yang merupakan program dari Kementerian Pertanian. Kepala BPTP menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan Upsus seperti peran dan tanggungjawab BPTP, pengelolaan, sistem pelaporan dan tim yang bertugas di wilayah Propinsi Papua. Dengan perencanaan dan kerjasama yang baik dengan berbagai pihak, Upsus untuk mencapai swasembada padi, jagung dan kedelai pada tahun 2017 diharapkan tercapai.
        Dalam acara tersebut Kepala BPTP Papua Bp Ir. Syafruddin Kadir, MP juga menyampaikan paparan mengenai hasil kegiatan tahun 2013 – 1014 yaitu tentang “Uji Adaptasi Ubi Jalar Cilembu pada Dataran Tinggi Papua” dan “Karakterisasi Sumberdaya Genetik (SDG) dan Pengelolaan Plasma Nutfah di Papua”. Dari hasil kajian diketahui bahwa varietas ubi Cilembu memiliki kandungan gizi lebih tinggi dibanding varietas lokal Papua meskipun dari segi produksi lebih rendah. Dari hasil uji organoleptik, Ubi Cilembu juga disukai oleh masyarakat Papua lintas strata sosial. Dari hasil kajian ini bisa dijadikan implementasi kebijakan oleh dinas terkait sesuai dengan program pemerintah untuk memenuhi angka kecukupan gizi. Dalam seminar tersebut juga disampaikan bahwa BPTP Papua telah melakukan inventarisasi sumberdaya genetik yang ada di Provinsi Papua yang mencakup lima kabupaten yaitu Kabupaten Jayapura, Jayawijaya, Kepulauan Yapen, Biak Numfor dan Merauke. Dari hasil inventarisasi tersebut telah dilakukan karakterisasi terhadap tanaman lokal khas Papua untuk memberikan deskripsi individu tanaman dan dituangkan dalam bentuk buku. Dalam seminar terdapat masukan-masukan konstruktif dari peneliti dan penyuluh BPTP Papua untuk penyempurnaan hasil kegiatan. (heppy) 


   

RAPAT EVALUASI KINERJA TH. 2014 BPTP PAPUA

Berita

 RAPAT EVALUASI KINERJA TH. 2014 BPTP PAPUA



 Pada tanggal 26 Januari 2015 bertempat di Aula BPTP Papua, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua mengadakan rapat evalusi kinerja pegawai Th. 2014. Rapat evaluasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Balai Ir. Syafruddin Kadir, MP dan dihadiri oleh seluruh peneliti, penyuluh dan seluruh pegawai staf administrasi. Dalam rapat ini Kepala Balai mengevaluasi kinerja seluruh jajaran di BPTP Papua mulai dari Seksi KSPP, Program, Tata Usaha serta Kelompok Pengkaji (Kelji). Untuk Seksi KSPP, evaluasi meliputi beberapa hal antara lain kebun percobaan, laboratorium, perpustakaan, diseminasi, monitoring-evaluasi (monev) dan database. Evaluasi di bidang Tata Usaha antara lain membahas tentang penerbitan Surat Keputusan, operator pelaporan, pembenahan Sistem Pengawasan Internal (SPI), pengaturan PUMK, penyelesaian pekerjaan rumah tangga dan database kepegawaian. Evaluasi di bidang Program antara lain perlu ditingkatkan lagi koordinasi dengan seluruh bidang di unit kerja BPTP Papua, selain itu juga bidang Program harus memiliki keseragaman data dengan KSPP sehingga data yang dilaporkan sama. Sedangkan evaluasi untuk Kelji antara lain perlu kerjasama yang baik dengan bidang Program dalam hal usulan kegiatan dan menentukan staf yang memiliki kapabilitas untuk bertanggungjawab terhadap suatu kegiatan pengkajian. Koordinator Kelji diminta untuk memberi pembinaan dan arahan yang tegas dan bijaksana ke calon peneliti dan penyuluh. 
 Dari hasil evaluasi yang dilakukan oleh Kepala BPTP Papua, masing-masing kepala/koordinator memberikan tanggapan dan akan berupaya untuk menyelesaikan kewajiban dengan baik serta akan mengorganisir tugas sesuai dengan sumberdaya di lingkup BPTP Papua. Dalam kesempatan itu juga, Kepala Balai menghimbau kepada para penanggung jawab kegiatan hendaknya perlu upaya peningkatan kinerja Th. 2015 sehingga output yang ditargetkan dapat tercapai. Semua staf dihimbau untuk disiplin dan berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi waktu dan efektifitas sehingga memperoleh output yang optimal. 
 Kepala BPTP Papua menyampaikan program kerja tahun 2015 yang terkait dengan program pemerintah pusat yaitu Upaya Khusus (Upsus) Kementerian Pertanian untuk mencapai swasembada komoditas padi, jagung dan kedelai pada tahun 2017. Propinsi Papua mendapat alokasi lima kabupaten yaitu Kabupaten Jayapura, Merauke, Mimika, Nabire dan Waropen. (Rohimah dan Heppi)
  
   

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL

Jumlah Kunjungan Konten : 102861

Berita

PARTISIPASI DAN DUKUNGAN BPTP PAPUA DALAM FORUM SKPD BKPKP

 PARTISIPASI DAN DUKUNGAN BPTP PAPUA DALAM FORUM SKPD BKPKP         Hari Rabu Tanggal 25 Pebruari 2015 bertempat di aula Dinas Komunikasi dan Informatika P...
Selengkapnya...

Gelar Teknologi Pakan Ternak dan Biogas Di Kota Jayapura

 GELAR TEKNOLOGI PAKAN TERNAK DAN BIOGAS DI KOTA JAYAPURA   Untuk mempercepat penyampaian informasi atau difusi teknologi pertanian spesifik lokasi, maka Balai Pengkajian Teknologi...
Selengkapnya...

RAPAT PIMPINAN KODAM XVII CENDERAWASIH MENDUKUNG UPAYA KHUSUS PADI, JAGUNG DAN KEDELAI DI PAPUA

RAPAT PIMPINAN KODAM XVII CENDERAWASIH MENDUKUNG UPAYA KHUSUS PADI, JAGUNG DAN KEDELAI DI PAPUA                   Pemerintah melalui Ke...
Selengkapnya...

RAPAT EVALUASI KINERJA TH. 2014 BPTP PAPUA

 RAPAT EVALUASI KINERJA TH. 2014 BPTP PAPUA Pada tanggal 26 Januari 2015 bertempat di Aula BPTP Papua, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Papua mengadakan rapat evalusi kinerja pega...
Selengkapnya...

WORKSHOP KONSOLIDASI LAPORAN KEUANGAN KEMENTAN TH. 2014 UAPPA/B PROVINSI PAPUA

 WORKSHOP KONSOLIDASI LAPORAN KEUANGAN KEMENTAN TH. 2014 UAPPA/B-W PROVINSI PAPUA          Pada  Hari Senin, 19 Januari 2015, bertempat di Aula BPTP P...
Selengkapnya...

Highlight

banner2
banner1

Forum Litbang/Katalog Online

Info Teknologi

Link